PERAN LITERASI TEKNOLOGI DI DALAM DUNIA PENDIDIKAN MAHASISWA
BY : NURULITA ALYA PUTRI
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah membawa perubahan bagi masyarakat Indonesia. Dengan TIK masyarakat terkhususnya mahasiswa lebih mudah mengakses berbagai informasi dan menunjang pendidikan. Pendidikan pada abad ini mengalami tantangan yang sangat besar. Jika cara mengajar tidak dirubah maka kita akan mengalami kesulitan besar. Perkembangan teknologi dan informasi khususnya di Indonesia sangat aktif. Pendidikan merupakan aspek penting dalam mengenali dan membimbing masyarakat untuk berpikir kritis dan idealis.
Pendidikan dapat dikatakan sebagai mata rantai kehidupan. Apabila pendidikan tidak berfungsi dengan baik maka akan berdampak besar terhadap kehidupan masyarakat. Menjadi negara maju atau tidak, erat kaitannya dengan kualitas pendidikan yang diberikan. Jika pendidikan diberikan dengan baik, negara akan berkembang dan menjadi damai. Keberhasilan generasi penerus bangsa ini adalah hasil dari keberhasilan pendidikan. Dalam konteks ini, Ahmad D. Marimba memaknai pendidikan sebagai pengajaran sadar dari pendidik kepada peserta didik dengan tujuan membentuk kepribadian, baik jasmani maupun rohani.
Era Revolusi Industri 4.0 merupakan era yang dihadapi dunia saat ini. Kehidupan manusia selalu berkaitan erat dengan teknologi dan informasi. Satuan pendidikan harus memanfaatkan tantangan dan peluang era 4.0, mulai beradaptasi dengan berbagai perubahan, dan bersiap melayani siswa dan mahasiswa milenial dalam hal pedagogi, keterampilan digital, literasi dasar, literasi teknologi, literasi humanistic, memperkuat pendidikan karakter dan kecakapan hidup. Menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang begitu pesat, literasi sains dan teknologi menjadi kunci dan landasan utama yang harus dimiliki. Untuk mendukung kegiatan literasi teknologi mahasiswa, diperlukan media pembelajaran yang lebih inovatif. Media pembelajaran adalah komponen pembelajaran yang meliputi bahan dan peralatan. Media pembelajaran terus mengalami dan datang dalam berbagai bentuk sebagai berbagai teori dan teknik yang tergabung.
Menurut Ferguson literasi teknologi adalah kemampuan memahami kelengkapan yang mengikuti teknologi seperti peranti keras (hardware), peranti lunak (software), serta etika dan etiket dalam memanfaatkan teknologi. Menurut Maryland Technology Education State Curriculum literasi teknologi adalah kemampuan untuk menggunakan, memahami, mengatur, dan menilai suatu inovasi yang melibatkan proses dan ilmu pengetahuan untuk memecahkan masalah dan memperluas kemampuan seseorang. National Academy of Engineering and National Research Council of The National Academies mendefisinikan literasi teknologi sebagai sebuah pemahaman tentang teknologi pada sebuah tingkatan yang memungkinkan pemanfaatan secara efektif dalam masyarakat teknologi. Rose memaknai literasi teknologi sebagai kemampuan untuk menggunakan teknologi khususnya didalam pembelajaran dan pengajaran sains dan kemampuan berinkuiri. Berdasarkan definisi-definisi di atas, literasi dimaknai sebagai kemampuan yang terdiri dari aspek ilmu pengetahuan, keterampilan berpikir kritis, serta pembuatan keputusan dalam upaya pemanfaatan teknologi/inovasi hasil karya manusia secara efektif khususnya pada pendidikan.
Literasi teknologi ini adalah tindaklanjut dari literasi digital yang menekankan pentingnya pengenalan media siber, media social, layanan pesan yang harus dipilah dan dipilih. Inti dari literasi teknologi adalah pengembangan ilmu pengetahuan, penerapan pilar literasi dari konvensional menuju digital dengan ruh melek, dan ramah dalam membaca, menulis dan menyebarkan informasi. Jangan sampai informasi dan pengetahuan yang dilahirkan dan dibagikan kaum akademis berisi hoax, fake, bahkan berunsur SARA serta cyberbullying.
Literasi teknologi informasi dan komunikasi memegang peranan penting dalam dunia pendidikan. Literasi tidak hanya tentang kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga tentang kemampuan memahami, menganalisis, dan menggunakan informasi dengan bijak. Dalam konteks teknologi, literasi memungkinkan siswa untuk mengakses, mengevaluasi, dan menggunakan berbagai sumber daya digital dengan baik. Ini membantu mereka belajar secara mandiri, berpikir kritis, dan menjadi lebih siap menghadapi tuntutan dunia yang terus berubah. Literasi teknologi merupakan kunci dan pondasi bidang pendidikan pada masa ini. Mahasiawa yang memiliki literasi teknologi tinggi dapat merasakan banyak manfaat, salah satunya memperoleh kemudahan dalam mendapatkan berbagai sumber belajar sehingga mampu meningkatkan kompetensi dalam belajarnya. Sementara itu, mahasiswa yang memiliki literasi teknologi rendah akan mengalami kendala dalam pembelajaran. keterampilan tentang penggunaan sistem teknologi dalam pembelajaran. Lebih dari itu, literasi teknologi pun mengembangkan aspek sosial dan etika dalam penggunaan teknologi. Dengan begitu pada era teknologi yang meningkat sekarang diperlukannya banyak hal positif yang dapat di ambil oleh mahasiswa untuk pembelajaran.
Teknologi telah menjadi komponen integral dalam dunia pendidikan modern. Penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih interaktif dan dinamis, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan mahasiswa. Salah satu manfaat utama teknologi dalam pendidikan adalah memberikan akses yang lebih luas dan mudah terhadap sumber belajar. Mahasiswa sekarang dapat mengakses buku teks, jurnal, video, dan materi pembelajaran lainnya secara online. Hal ini tidak hanya memperkaya sumber daya pembelajaran mereka, tetapi juga membantu mereka dalam melakukan riset mandiri.
Teknologi memungkinkan adopsi pembelajaran jarak jauh, yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang berada di berbagai lokasi untuk mengikuti pendidikan tinggi. Ini membuka pintu bagi individu yang sebelumnya sulit untuk mengakses perguruan tinggi tradisional, memungkinkan mereka untuk mengejar pendidikan mereka tanpa harus meninggalkan rumah atau pekerjaan. Dengan bantuan teknologi, pembelajaran menjadi lebih interaktif dan terlibat. Perangkat lunak dan platform pembelajaran online memungkinkan mahasiswa untuk berpartisipasi dalam diskusi, ujian, dan tugas yang relevan. Hal ini membuat pembelajaran lebih menarik dan membantu mahasiswa untuk lebih mendalami materi.
Pemanfaatan alat-alat yang mempunyai kaitan dengan teknologi dikalangan mahasiswa akan semakin efisien jika mahasiswa mendapatkan literasi teknologi. Literasi teknologi dapat membantu mahasiswa dalam menggunakan teknologi dan meningkatkan nilai serta mutu mahasiswa dengan tambahan skill dari literasi teknologi itu sendiri. Selanjutnya, literasi teknologi untuk mahasiswa dapat meningkatkan mutu seorang mahasiswa itu sendiri dan meringankan beban perkuliahannya, tidak hanya dari sisi akademik, melainkan juga dari sisi nonakademik, seperti kegiatan dan kebutuhan organisasi, serta hobi. Teknologi memungkinkan personalisasi pembelajaran, di mana materi pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat pemahaman masing-masing mahasiswa. Sistem pembelajaran adaptif menggunakan data untuk memberikan materi yang sesuai dengan kemampuan mahasiswa, memastikan bahwa mereka tidak terlalu tertinggal atau bosan. Penggunaan alat multimedia seperti video, gambar, dan simulasi dapat membantu mahasiswa memahami konsep yang kompleks dengan lebih baik. Ini juga membantu memvisualisasikan ide-ide yang sulit dijelaskan dengan kata-kata saja. Video pembelajaran, misalnya, dapat membantu dalam demonstrasi eksperimen ilmiah atau proses yang rumit.
Fokus dari literasi teknologi itu sendiri bukan hanya berfokus pada mengajarkan teknik teknik kepada mahasiswa, melainkan juga yang mengajarkan mahasiswa tentang sikap bagaimana seorang yang bijak menggunakan teknologi agar teknologi tersebut tidak hanya sekedar membantu meringankan pekerjaan dan kewajiban mahasiswa, namun juga meningkatkan mutu dari seorang mahasiswa dan pandangannya terhadap teknologi serta dapat memanfaatkan ilmu yang sudah diperoleh dari literasi tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Dengan berkembangnya literasi teknologi sekarang, mahasiswa perlu membiasakan diri dengan komponen komponen berikut:
1. Kolaborasi
Mahasiswa memperoleh kemampuan untuk bekerja dengan orang lain, dan mengembangkan keterampilan interpersonal dan kolaboratif yang kuat. Kreativitas. Mahasiswa mengembangkan pemahaman tentang menggunakan peluang dengan cara kewirausahaan dan menghasilkan ide-ide baru.
2. Berpikir kritis
Mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan untuk mengevaluasi informasi, mengidentifikasi pola dan koneksi, dan membangun pengetahuan yang bermakna.
3. Kewarganegaraan Digital.
Mahasiswa mengembangkan kemampuan untuk mempertimbangkan masalah dan memecahkan masalah kompleks di dunia digital mereka.
4. Komunikasi
Mahasiswa mengembangkan kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif kepada audiens yang berbeda melalui berbagai metode dan alat.
Banyak mahasiswa saat ini memiliki akses ke perangkat pribadi, yaitu smartphone, tablet, atau komputer. Oleh karena itu, mahasiswa dihadapkan pada kegiatan pembelajaran untuk mempromosikan literasi digital yang dapat dikategorikan menjadi: memproduksi media, bermain game, coding, dan berkreasi. Dalam memproduksi media, mahasiswa dapat memproduksi sendiri artefak digitalnya, yaitu blogging, microblogging, video blogging (vlogging), podcasting, dan digital storytelling. Gaming dikenal dengan bermain game untuk tujuan pendidikan (dalam konteks ini) sebagai kegiatan untuk mempromosikan literasi digital. Pengkodean berhubungan dengan pengkodean bahasa web, seperti HTML dan Java, di mana mahasiswa dapat mempelajari cara membuat program dan/atau game sederhana.
Terakhir, berkreasi memungkinkan mahasiswa membuat sesuatu atau proyek melalui robotika, gambar dan/atau musik interaktif, dan banyak lagi. Meskipun demikian, mahasiswa mungkin memerlukan waktu dan pembinaan bagi mereka untuk mencapai titik literasi digital. Sebelum guru mengintegrasikan teknologi baru ke dalam pelajaran/kurikulum mereka atau mendorong kemajuan/melek digital, mereka perlu menilai alat digital apa yang familiar dengan mahasiswa mereka dan bagaimana alat ini dapat digunakan di kelas. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan menugaskan kelompok/pasangan mahasiswa untuk bekerja sama dalam berbagai tugas dengan menerapkan alat digital. Mahasiswa akan belajar satu sama lain, motivasi mereka untuk belajar lebih banyak tentang alat akan meningkat, dan menggunakan alat digital akan memberi mahasiswa kesempatan untuk menggunakan internet dengan benar dan menentukan situs web mana yang kredibel.
Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa, literasi dimaknai sebagai kemampuan yang terdiri dari aspek ilmu pengetahuan, keterampilan berpikir kritis, serta pembuatan keputusan dalam upaya pemanfaatan teknologi/inovasi hasil karya manusia secara efektif khususnya pada pendidikan. Inti dari literasi teknologi adalah pengembangan ilmu pengetahuan, penerapan pilar literasi dari konvensional menuju digital dengan ruh melek, dan ramah dalam membaca, menulis dan menyebarkan informasi. Dalam konteks teknologi, literasi memungkinkan siswa untuk mengakses, mengevaluasi, dan menggunakan berbagai sumber daya digital dengan baik. Ini membantu mereka belajar secara mandiri, berpikir kritis, dan menjadi lebih siap menghadapi tuntutan dunia yang terus berubah. Sementara itu, mahasiswa yang memiliki literasi teknologi rendah akan mengalami kendala dalam pembelajaran. Dengan begitu pada era teknologi yang meningkat sekarang diperlukannya banyak hal positif yang dapat di ambil oleh mahasiswa untuk pembelajaran.
Penggunaan teknologi dalam proses pembelajaran tidak hanya menciptakan lingkungan yang lebih interaktif dan dinamis, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan mahasiswa. Salah satu manfaat utama teknologi dalam pendidikan adalah memberikan akses yang lebih luas dan mudah terhadap sumber belajar. Teknologi memungkinkan adopsi pembelajaran jarak jauh, yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang berada di berbagai lokasi untuk mengikuti pendidikan tinggi. Literasi teknologi dapat membantu mahasiswa dalam menggunakan teknologi dan meningkatkan nilai serta mutu mahasiswa dengan tambahan skill dari literasi teknologi itu sendiri.
Selanjutnya, literasi teknologi untuk mahasiswa dapat meningkatkan mutu seorang mahasiswa itu sendiri dan meringankan beban perkuliahannya, tidak hanya dari sisi akademik, melainkan juga dari sisi nonakademik, seperti kegiatan dan kebutuhan organisasi, serta hobi. Sistem pembelajaran adaptif menggunakan data untuk memberikan materi yang sesuai dengan kemampuan mahasiswa, memastikan bahwa mereka tidak terlalu tertinggal atau bosan. Penggunaan alat multimedia seperti video, gambar, dan simulasi dapat membantu mahasiswa memahami konsep yang kompleks dengan lebih baik.
Fokus dari literasi teknologi itu sendiri bukan hanya berfokus pada mengajarkan teknik teknik kepada mahasiswa, melainkan juga yang mengajarkan mahasiswa tentang sikap bagaimana seorang yang bijak menggunakan teknologi agar teknologi tersebut tidak hanya sekedar membantu meringankan pekerjaan dan kewajiban mahasiswa, namun juga meningkatkan mutu dari seorang mahasiswa dan pandangannya terhadap teknologi serta dapat memanfaatkan ilmu yang sudah diperoleh dari literasi tersebut untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Berpikir kritis Mahasiswa dapat mengembangkan keterampilan untuk mengevaluasi informasi, mengidentifikasi pola dan koneksi, dan membangun pengetahuan yang bermakna. Oleh karena itu, mahasiswa dihadapkan pada kegiatan pembelajaran untuk mempromosikan literasi digital yang dapat dikategorikan menjadi: memproduksi media, bermain game, coding, dan berkreasi. Gaming dikenal dengan bermain game untuk tujuan pendidikan (dalam konteks ini) sebagai kegiatan untuk mempromosikan literasi digital.
DAFTAR PUSTAKA
Nuraini Rini, dkk.PERAN LITERASI TEKNOLOGI DALAM DUNIA PENDIDIKAN. Jurnal Ilmiah pendidikan madrasah Ibtidaiyah. Vol.6,No.3.Hal : 659-666
Pratama Yoga, dkk.2022. Peran Mahasiswa Dalam Meningkatkan Literasi Digital. JURNAL TONGGAK PENDIDIKAN DASAR. Vol:1. Hal :96-101.
https://www.kompasiana.com/bimasakti1960/65463f6aedff76157c72d512/penggunaan- teknologi-dalam-meningkatkan-kualitas-pendidikan-mahasiswa
https://tk.teknokrat.ac.id/pengaruh-literasi-digital-dan-teknologi-bagi-mahasiswa-di-era- globalisasi/
Email : nurulitaalya16@gmail.com
Instagram : Nurulitaalyaputrii

Mantab lita🫰🥰
BalasHapuskeren sekali kak👍🏻
BalasHapushebattt nurulll
BalasHapusBagus begete kakkw
BalasHapusmantap deh nurul mah
BalasHapusinformatif sekali nurul
BalasHapusDahsyatt
BalasHapusnice👍
BalasHapusKeren dek👍
BalasHapusbagu
BalasHapusDaebak, kerenn, informasinya bermanfaat bgt
BalasHapusinfonya sangat membantu menambah wawasan ><
BalasHapusInfonya sangat bermanfaat 👏
BalasHapuswow keren sekali sangat dahsyat kak
BalasHapus